Monday, December 15, 2008

Gimana kalau ada Teknologi 4G??

Teknologi 4G di Masa Mendatang dan Pengaruhnya untuk Indonesia


Teknologi 4G (fourth-generation technology) adalah perkembangan teknologi telekomunikasi terbaru dalam telepon selular yang akan menggantikan 3G di masa mendatang. Salah satu ciri khas teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akan berbasis IP. Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet telepon menggunakan Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP ini dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).

Lalu, bagaimanakah masyarakat Indonesia akan menyikapi hadirnya 4G? Seperti yang kita ketahui, sebagian besar rakyat Indonesia masih gaptek dan kurang mengikuti perkembangan teknologi. Namun demikian, adanya 4G kelak pasti akan memberikan pengaruh yang cukup besar bagi masyarakat Indonesia.

Pada masa mendatang, mungkin dengan adanya teknologi 4G, nomor telepon +62 xx xxx xxxx hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon, sedangkan sebagian besar identifikasi telepon dilakukan menggunakan URL. Contohnya community@unair.net.id . Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada nomor telepon yang dikuasai oleh pemerintah seperti POSTEL. Masyarakat juga tidak perlu lagi bergantung dengan adanya signal dari provider penyedia layanan ketika akan melakukan kegiatan berkomunikasi melalui pesawat telepon.

Sistem ini 4G memungkinkan kita berselancar di dunia maya dengan penyediaan bandwidth yang besar yaitu 100 Mbps dan 1Gbps masing masing dalam telepon selularnya sendiri maupun didalam area lokal menggunakan fasilitas Wi-Fi. Hal ini dikarenakan penggunaan jaringan pada 4G sama dengan jaringan yang digunakan oleh komputer. Pada intinya, koneksi 4G memiliki kecepatan 50 kali lipat dibandingkan dengan 3G. Persyaratan pada kecepatan akses ini pada kondisi stasioner harus mampu men-download hingga 1 gigabyte per detik (Gbps), sedangkan pada saat bergerak bisa sampai 100 megabyte per detik (Mbps).

Mengenai fasilitasnya, fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh teknologi 4G merupakan perkembangan dari teknologi 3G yang berusaha disempurnakan. Misalnya untuk fasilitas video call, penggunaan video call akan lebih lancar dan tidak putus-putus bila dibandingkan dengan memakai teknologi 3G. Kemudian untuk fasilitas download, seperti download video akan lebih cepat dan lancar.

Problemnya di sini yaitu masyarakat yang gaptek dan kurang pintar dalam beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi komunikasi. Mereka akan kesulitan dan bingung menggunakan teknologi ini. Banyak masyarakat yang bahkan sampai sekarang masih bingung dengan teknologi 3G. Sehingga kemungkinan untuk memahami teknologi 4G yang satu level di atas 3G juga akan semakin sulit. Ditambah lagi dengan biaya yang dibutuhkan untuk membeli gadget berteknologi 4G pasti tidak murah. Bukan hanya masyarakat yang gaptek, bahkan masyarakat yang melek teknologi namun tidak berduit pun akan kesulitan dalam menjangkaunya. Selain itu, biaya berkomunikasi menggunakan teknologi 4G juga akan lebih mahal. Hal ini akan menimbulakan “gap” teknologi atau kesenjangan teknologi antara yang melek teknologi dengan yang tidak melek teknologi.

Kesimpulannya, hadirnya teknologi 4G mempunyai kelebihan maupun kekurangan. Kelebihannya, masyarakat yang mudah beradaptasi dengan teknologi akan lebih mudah dalam berkomunikasi. Komunikasi juga akan menjadi lebih cepat, lancar, dan cakupannya pun akan semakin mengglobal. Informasi akan lebih cepat menyebar dan mudah diakses oleh masyarakat. Misalnya, dengan teknologi 4G, kita dapat mengetahui kondisi suatu tempat dengan lebih jelas dan detail, yaitu menggunakan fasilitas video streaming yang lebih baik.

Sedangkan untuk kelemahannya, masyarakat yang tidak bisa beradaptasi dengan hadirnya 4G dapat merasa minder dan bingung. Mereka akan ketinggalan informasi dan bahkan akan merasa kesulitan dalam berkomunikasi. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang tidak mempunyai uang untuk membeli gadget berteknologi 4G. Selain itu, teknologi 4G dapat membuat masyarakat mempunyai rasa ketergantungan terhadap teknologi. Jika tidak ada teknologi, maka manusia dalam melakukan komunikasi, lingkupnya akan sangat terbatas. Bahkan, seakan-akan manusia tidak dapat hidup tanpa teknologi.


Sumber:

www.tempointeraktif.com

www.institutteknologibandung.com


Monday, December 8, 2008

Multimediality, Interactivity, dan Hipertextuality dalam website Seputar Indonesia

Tugas :
Tentukan website penyedia layanan informasi yang akan diteliti, berikan deskripsi tentang content menu dan layanan yang diberikan. Deskripsi didasarkan pada :
1. Multimediality
2. Interactifity
3. Hypertextuality
Teliti dan jelaskan apakah website tersebut melakukan konvergensi media?

Penyelesaian :
Kami menganalisis website penyedia layanan informasi : www.seputar-indonesia.com
Website ini memiliki content menu antara lain :
1. Home
2. Tentang Seputar Indonesia
3. Tim Redaksi
4. Pasang Iklan
5. Berlangganan
6. Hubungi Kami

Penjelasan :
1. Home merupakan halaman pertama dari website ini. Pengunjung website dapat memilih berita yang mereka inginkan. Terdapat kategori berita yang ditampilkan antara lain, headline, news, sport, lifestyle. Headline merupakan berita utama yang dianggap penting yang harus segera diinformasikan pada pengunjung website. Dalam news terdapat beberapa ketegori berita yang dapat disajikan dan dipilih diantaranya : People of The 2008, Berita Utama, Budaya, Cerpen dan Puisi, Ekonomi dan Bisnis, International, Iptek/Sains, Jabodetabek, Korporasi, Kolom tokoh, Nusantara, Nasional, Opini, Politik & Hukum, Periskop, Polling, Quotation, Resensi Buku dan SEPUTAR INDONESIA Peduli. Bola manca, bola nasional, ragam sport, dan otosport merupakan ketegori yang terdapat dalam sport. Kategori lain yang tersedia adalah lifestyle, antara lain : Automotive, Fashion, Family, Food, Gaul, Home & Garden, Kesehatan, Kolom, Pendidikan, Ragam, Selebriti, Techno, Travel dan Trend. Dalam halaman home tersebut terdapat pula cover koran Seputar Indonesia yang ditempatkan pada pojok kanan atas website tersebut. Berkaitan dengan sektor ekonomi, website ini juga menyediakan tabel valas yang berlaku pada hari itu.

2. Tentang Seputar Indonesia merupakan profil koran Seputar Indonesia. Dalam profil tersebut dijelaskan tentang berdirinya koran Seputar Indonesia, tujuan diterbitkannya, jadwal terbit dan informasi lain tentang bentuk fisik dari koran Seputar Indonesia. Selain itu terdapat pula segmentasi pembaca, dan motto koran Seputar Indonesia “Satu Koran Segala Berita”.

3. Halaman Tim Redaksi memuat siapa saja yang memiliki peran dalam pembuatan koran Seputar Indonesia. Tim redaksi ini meliputi pemimpin umum, wakil pemimpin umum, pemimpin perusahaan, pemimpin redaksi atau penanggungjawab, redaktur pelaksana, asisten redaktur, koordinator fotografer, fotografer, manajer artistik, wakil manajer artistik, supervisi artistik, direktur sales dan marketing, direktur umum, direktur produksi, direktur keuangan,GM sirkulasi dan distribusi, GM keuangan, dan berbagai biro di berbagai wilayah di Indonesia.di halaman ini juga tedapat alamat redaksi langganan iklan agar memudahkan para pembeli untuk memperoleh koran Seputar Indonesia.

4. Pasang Iklan merupakan layanan dimana seseorang atau suatu organisasi/ instansi dapat mempromosikan sekaligus memperkenalkan produk atau jasa yang ditampilkan pada halaman utama. Prosedur pemasangan iklan juga ditampilkan di halaman pasang iklan. Prosedur pemasangan iklan tersebut antara lain : profil produk, profil pembaca, tarif iklan, ketentuan iklan, jenis iklan, dan contact us.

5. Menu Berlangganan juga merupakan layanan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan koran Seputar Indonesia secara kontinyu. Dalam hal ini, pelanggan tidak perlu untuk mendatangi agen bila mereka ingin berlangganan. Calon pelanggan dapat mendaftar secara online dengan mengisi formulir berlangganan

6. Hubungi Kami merupakan layanan pengiriman pesan kepada redaksi dari para pengunjung website. pesan yang disampaikan bisa berupa kritik dan saran yang dapat membangun perkembangan koran Seputar Indonesia.


Layanan yang disediakan oleh website ini antara lain:
1. Pasang iklan
2. Berlangganan
3. Interaktif
4. Account email : Pengunjung dapat membuat account email gratis dan dapat mengirim serta menerima surat melalui website ini
5. Search engine : Pengunjung dapat mencari artikel yang dia inginkan dengan menggunakan layanan ini. Hal ini dapat dilakukan dengan menuliskan kata kunci dari artikel yang akan cari, maka dengan mudah artikel itu akan ditemukan.
6. Komunitas Sindo : Layanan yang menjadi wadah atau ruang bagi para pengunjung website yang ingin bergabung di komunitas Sindo. Di dalamnya para anggotanya dapat saling bertukar informasi.
Jurnalisme online yang dikenal pada semua tingkatan menggunakan karakteristik utama lingkungan jaringan komputer tempat beroperasi: hypertextuality, multymediality dan interactivity. Ketiganya mempunyai tipe-tipe sendiri dalam status masing-masing.

A. Hypertextuality

Masalah dengan hypertex adalah bahwa hypertex menciptakan suatu sistem pengiriman untuk unit tertutup yang terpisah, sebuah sistem yang membolehkan hanya link yang erat menuju keluar. Apa yang harus disadari seseorang adalah bahwa teks saling berhubungan melalui link hyperlink dapat secara internal (dengan teks lain dalam satu domain) atau secara eksternal (dengan teks yang berada dimana saja di internet).
Hal tersebut adalah dua tipe hypertextuality yang sangat berbeda, ketika yang satu membuka isu baru, yang lain memutar isi. Jika sebuah situs hanya menyebutkan dokumen yang dapat ditemukan di situs tersebut, maka tidak ada jaringan di seluruh dunia, yang ada hanya dokumen dalam situs tersebut yang saling berhubungan.

B. Multymediality

Jika multimedia digunakan tanpa pemikiran yang mempertimbangkan alasan kenapa digunakan atau mempunyai tata letak atau isi yang tidak bagus, dapat menyebabkan kegagalan estetis yang tidak ada gunanya yang tidak perlu menghabiskan bandwith. Dengan menerima sesaat bahwa bandwith dan hak cipta masih merupakan dua faktor struktural yang mengganggu kemajuan dan pengembanga multimedia, seseorang dapat mengamati masalah perusahaan media harus menggabungkan ruang wartawan tradisional mereka dengan team editorial web.

C. Interactivity

Pilihan interaktif pada web site dapat dibagi menjadi tiga tipe atau bentuk: navigational interactivity (melalui tombol “Next Page” dan “Back to Top” atau scrolling menu bar), functional interctivity melalui direct mail to: links, Bulletin Board System (BBS) dan moderated discussion list.
Berdasarkan dari informasi diatas, www.seputar-indonesia.com kami golongkan pada mainstream news site karena telah memenuhi tiga karekteristik dari jurnalisme online. www.seputar-indonesia.com sendiri merupakan situs yang memfokuskan pada berita hardnews dan softnews. Oleh karena itu www.seputar-indonesia.com menyajikan berita-berita terbaru yang sedang terjadi baik di Indonesia maupun di dunia. Selain itu, situs ini juga menyediakan informasi lain seperti sport, entertainment, life style dan juga berita ekonomi.
Internal Hypertextuality disini diartikan bahwa www.seputar-indonesia.com memberikan sedikit hubungan kearah luar. Karena semua informasi yang dapat diakses oleh khalayak dalam bentuk teks saling berhubungan melalui link hyperlink dapat secara internal dengan teks lain dalam satu domain. Jadi teks yang dihyperlink tidak berhubungan dengan teks yang berada dimana saja dalam ranah internet. Misalnya, jika kita membuka situs www.www.seputar-indonesia.com, halaman yang kita lihat pertama kali adalah halaman utama dari situs ini yang merupakan home page. Di halaman utama kita akan melihat menu atau layanan yang diberikan oleh www.seputar-indonesia.com dan dibawah menu tersebut kita akan melihat ada tulisan yang berwarna merah dan bergaris bawah yang menjadi judul dari setiap berita. Jika kita klik teks tersebut maka kita akan menemukan halaman tersebut dan masih pada domain yang sama yaitu www.seputar-indonesia.com.
Navigational interactivity merupakan interaksi pada situs www.seputar-indonesia.com menggunakan scrolling menu bar. Di content menu Hubungi Kami memungkinkan pengunjung www.seputar-indonesia.com dapat berinteraksi dengan mengirimkan email kepada orang lain maupun kepada tim editorial web tersebut.

Sedangkan convergent multimediality pada www.seputar-indonesia.com dapat dilihat dari penggabungan antara jurnalis tradisional www.seputar-indonesia.com dengan tim editorial Web. Bagaimana agar tulisan dapat bergerak dan berjalan, bagaimana gambar bisa bergerak dan mengeluarkan suara-suara tertentu merupakan konsep dari multimediality agar berita yang disajikan pun dapat menarik pembacanya. Tulisan bergerak dapat dilihat antara lain pada tulisan Seputar Indonesia, Satu Koran Segala Berita, Dalam waktu cepat telah terbit Sindo edisi Nasional, Jabar, Jateng-DIY, Sumut, Sumsel dan Sulsel. Selain itu, ada pula gambar bergerak di sisi kanan situs tersebut yang menyediakan layanan dari perusahaan lain misalnya dari kartu Astraworld. Apabila kita mengklik pada “Klik disini” yang ada di kolom Astraworld maka kita akan terhubung dengan halaman lain yang milik Astraworld. Dengan adanya www.seputar-indonesia.com ini., kita dapat mengakses berita secara cepat, mudah dan menarik.

media massa 20 tahun mendatang, ada ga ya?

Apakah dalam 20 tahun mendatang media massa akan tetap survive ?
Jika kita melihat pada 20 tahun yang lalu, bisa kita bayangkan bagaimana keadaan dan kondisi seperti itu. Mulai belum adanya handphone sebagaimana alat komunikasi seperti sekarang. Pada waktu yang demikian, masyarakat masih banyak yang mengenal radio sebagai alat untuk mendapatkan informasi. Hanya sebagian kecil dari masyarakat yang mengenal adanya televisi dan televisipun pada waktu itu masih dalam keadaan layar yang hitam putih. Berbagai media massa semakin berkembang dari tahun ke tahun, misalnya adanya pager sebagai alat untuk berkomunikasi, kemudian televisi pun semakin terinovasi dengan berbagai fasilitas. Jika ada pertanyaan, apakah media massa dapat bertahan dalam 20 tahun mendatang?menurut hasil diskusi kelas(3/12), terdapat bermacam-macam pendapat dari berbagai kelompok. Namun, dari kesimpulan hasil diskusi dapat dinyatakan, bahwa dalam 20 tahun mendatang, media massa akan tetap (bertahan)survive. Bahkan, seperti pada sebelumnya, berbagai media akan berkembang dan tercipta inovasi baru dalam teknologi. Hal ini dikarenakan menilik pada media sebelumnya yang tetap bertahan.

Media dalam 20 tahun mendatang, mungkin akan lebih maju dan berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi dan pemikiran manusia. Jika dilihat pada kondisi sekarang, teknologi yang berhubungan dengan internet sangat berkembang pesat di masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari adanya fenomena semakin sedikit dan rendahnya budaya membaca di kalangan masyarakat. Sebagian besar mahasiswapun lebih banyak memanfaatkan internet untuk memenuhi kebutuhan mereka akan tugas daripada mengambil bahan tugas dari buku-buku yang telah disediakan di perpustakaan. Teknologi internet lebih global memberikan informasi seputar apa yang kita butuhkan. Internet dianggap lebih praktis dan memberikan banyak keuntungan bagi para penggunanya.Tetapi tidak menutup kemungkinan, mahasiswa masih menggunakan buku sebagai refensi mereka.

Sedangkan pada media cetak, mungkin diperkirakan masih bertahan tetapi dalam kondisi yang yang lebih baru. Misalnya, mungkin saja media cetak akan terinovasi dengan memiliki bentuk yang kecil. Karena jika kita sadari saat ini, tidak semua masyarakat mengerti akan kegunaan teknologi. Masyarakat tidak semudah itu menerima dan mengadopsi sesuatu yang baru. Meraka butuh waktu untuk mengerti dan memahami manfaat dari teknologi baru tersebut. Apakah memberikan banyak manfaat atau malah tidak.

Pada dasarnya, perkembangan teknologi tidak bisa kita pungkiri lagi. Karena dalam negara yang sedang berkembang seperti Indonesia ini, cenderung masih memerlukan banyak informasi sampai dengan teknologi yang canggih untuk memajukan negara ini. Karena bagi negara yang berkembang tidak pernah bisa lepas dari adanya kebutuhan akan informasi. Apalagi melihat kondisi yang akan menuju globalisasi ini, maka timbulnya persaingan bebas tak dapat terelakkan lagi. Dalam hal ini teknologi sangat penting perannya untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bagi negara yang sedikit memiliki informasi dan teknologi yang tidak berkembang, maka tidak menutup kemungkinan suatu negara tersebut akan menjadi hancur.

Teknologi VoIP

Voice over Internet Protocol atau yang biasa disingkat VoIP merupakan sebuah teknologi baru di bidang komunikasi digital. Teknologi VoIP memungkinkan pengguna untuk melakukan percakapan jarak jauh melalui koneksi internet . Teknologi canggih yang juga biasa disebut dengan IP Telephony atau Digital Phone ini memanfaatkan teori perubahan bentuk yaitu dari data suara menjadi kode-kode digital yang dikirim melalui jaringan paket-paket data, bukan dikirim lewat rangkaian analog telepon biasa.



VoIP mereduksi biaya percakapan sampai 60%. Sebagai contoh, tarif percakapan lewat telepon kabel di Amerika Serikat Rp 6.000/menit atau US$ 66 sen, sementara tarif VoIP hanya Rp 1.300/menit atau sekitar US$ 14 sen. Selain Reduksi biaya, VoIP juga menyederhanakan sistem, memudahkan OAM dan mendukung aplikasi multimedia.


Ada dua macam bentuk pelayanan teknologi VoIP ini. Beberapa layanan VoIP hanya mengizinkan pengguna untuk memanggil pengguna lain dalam satu layanan yang sama. Sedangkan yang lain, mengizinkan pengguna untuk menelepon siapapun yang mempunyai nomor telepon baik local, interlokal, handphone, maupun nomor internasional.


Bentuk yang paling sederhana dari sistem VoIP adalah dua buah komputer yang terhubung dengan koneksi internet kecepatan tinggi. Koneksi ini dapat melalui sebuah kabel modem atau layanan kecepatan tinggi seperti DSL atau wilayah jaringan lokal.


Bagaimanakah VoIP bekerja? Yang pertama kali terjadi adalah layanan VoIP mengubah suara sebagai input menjadi sinyal digital yang terhubung lewat internet. Jika pengguna memanggil sebuah nomor telepon biasa, sinyal akan diubah menjadi sinyal telepon biasa sebelum sinyal tersebut mencapai tujuan. VoIP dapat membuat suatu panggilan langsung lewat sebuah komputer, telepon VoIP special , ataupun sebuah telepon biasa yang terubung dengan adapter khusus.


Sistem koneksi VoIP pada perkembangannya telah mengalami evolusi. Bentuk peralatan pun berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang saling terhubung, namun juga peralatan lain seperti pesawat telepon yang biasa terhubung dengan VoIP. Jaringan data digital dengan gateway, VoIP memungkinkan berhubungan dengan jaringan analog telepon biasa. Bentuk komunikasi VoIP bukan hanya suara saja. Bisa berbentuk tulisan atau jika jaringannya cukup besar bisa dipakai untuk Video Conference.


Lalu, apakah keuntungan dan kelemahan penggunaan VoIP sebagai teknologi komunikasi baru ? Yang jelas penggunaan VoIP sangat menghemat pengeluaran biaya karena dengan dua tempat yang terhubung dengan internet maka biaya percakapan akan menjadi rendah. Selain itu keuntungannya adalah penggunaan bandwidth yang lebih kecil dari telepon biasa sehingga teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth. VoIP juga memungkinkan terkoneksi dengan jaringan telepon lokal yang ada maupun dengan jaringan yang sangat besar. Sebagai tambahannya penggunaan VoIP dapat bervariasi seperti dari komputer ke telepon biasa, dan IP phone handset.


Walaupun sistem komunikasi VoIP punya banyak kelebihan, namun pada kenyataannya VoIP juga memiliki kelemahan yang cukup banyak juga. Seperti misalnya, kualitas suara tidak sejernih pada telepon biasa, tidak ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet, ada jeda dalam berkomunikasi, peralatan relatif mahal, berpotensi menyebabkan jaringan terhambat / stuck, penggabungan jaringan tanpa koordinasi yang baik akan menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran.


Sebagai teknologi yang relatif baru, VoIP dengan cepat telah diterima secara luas. Namun begitu, VoIP diharapkan terus mengembangkan teknologinya di masa yang akan datang, terutama dalam hal pengaturan pemakaian dan masalah keamanannya. Selain itu VoIP telah berhasil memposisikan diri sebagai salah satu kandidat teknologi terbaik pengganti POTS (Plain Old Telephone Systems).


Pertumbuhan pemakaian VoIP sendiri dapat diperbandingkan dengan pertumbuhan Internet pada awal 90'an. Tentu saja hal ini tidak lepas dikarenakan kesadaran masyarakat akan keuntungan dari pemakaian teknologi ini dalam solusi komunikasi masyarakat, khususnya di Indonesia dimana biaya komunikasi terbilang masih mahal.


Sumber:

www.beritanet.com

www.elektroindonesia.com

www.students.itb.ac.id

Monday, December 1, 2008

Generalis dan versatilis

Untuk memenuhi tugas perkembangan teknologi komunikasi, aku mau menulis sedikit informasi tentang generalis dan versatilis.

Perbedaan generalis dan versatilis.

Generalis:

Generalis adalah orang yang tidak mendalami bidang khusus atau tidak mendapatkan pembinaan khusus. Generalis ini bisa lahir dari sekolah atau pengalaman. Orang generalis mengetahui sedikit hal tentang banyak hal. Lazimnya, generalis itu terkait dengan keahlian administratif dan manajemen (managing).

Kompetensi umum yang perlu dimiliki oleh orang generalis adalah managing things or people (resources). Yang termasuk ke dalam "things" di sini adalah informasi dan pekerjaan. Seorang generalis biasanya dituntut untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat, mensinergikan informasi, dan mengolah informasi menjadi pekerjaan. Tuntutan lainnya adalah, perlu mengetahui seluk beluk wilayah operasi pekerjaan dan detil konkrit operasional pekerjaan itu. Meskipun tidak ahli, tetapi butuh pengetahuan yang akurat untuk membuat keputusan. Sedangkan yang termasuk ke dalam cakupan "people" di sini antara lain: tentang bekerjasama, dinamika kelompok, kepemimpinan, dinamika interaksi, komunikasi atau interpersonal skill.

Versatilis:

Gartner menyebut istilah “IT versatilist”, yaitu orang-orang yang memiliki pengalaman dan kemampuan menjalankan berbagai tugas yang beragam dan multidisiplin untuk menciptakan suatu pengetahuan (baru), kompetensi, dan keterkaitan (context) yang kaya dan padu guna mendorong peningkatan nilai bisnis.

Sifat sang versatilis adalah fleksibel terhadap teknologi, orientasi utamanya adalah untuk memberikan solusi sesuai kebutuhan yang diminta oleh sang customer. Versatilis bukan seorang generalis yang mengenal semua bidang dan teknologi tapi hanya kulitnya (dangkal). Versatilis tidak terlahir tiba-tiba, tapi karena pengalaman matang menjadi seorang spesialis. Versatilis juga bukan spesialis yang hanya mengerti cakupan bidang yang sempit, meskipun dalam. Versatilis adalah seorang spesialis yang berpikir lebih luas, berwawasan, matang, penuh perhitungan, mengerti tentang bisnis, orientasi kerja untuk memberi solusi, mampu bekerjasama (membangun networking) dengan orang-orang TI lain maupun non TI, dan yang pasti tidak mengkotakkan dirinya pada sebuah teknologi, tool atau platform.

Prediksi Gartner ini diperkuat oleh beberapa data, misalnya tentang 80% profesional TI di Amerika bekerja di perusahaan-perusahaan yang menerapkan TI, dan bukan perusahaan-perusahaan TI sendiri (hardware, software, service). Wajarlah seorang profesional TI dituntut untuk memiliki kemampuan verbal dalam menyampaikan konsep-konsep teknologi informasi dalam bahasa yang dimengerti oleh banyak orang. Inilah dia sang Versatilis!

Lalu, lebih baik menjadi generalis atau versatilis??

Sebenarnya itu tergantung dari pilihan kita masing-masing. Tapi, kita bisa melihat terlebih dahulu pada fenomena yang dikaji secara mendalam pada laporan khusus Gartner 2006 (Gartner Predictcs 2006 Special Report), meskipun dengan terminologi yang berbeda. Yaitu, diramalkan bahwa pada tahun 2010 pasar kerja para spesialis IT akan berkurang hingga 40%. Para spesialis (specialist) ini akan digantikan oleh versatilis (versatilist), yang mampu mengkombinasikan kompetensi dan keahlian teknis, dengan pengalaman bisnis dan kemampuan memberikan solusi komprehensif. Dengan degree dan sertifikasi, kita mungkin akan bisa menjadi seorang spesialis dalam suatu bidang (keunggulan defacto). Tapi ternyata ini saja tidak cukup, diperlukan kemampuan verbal, komunikasi memberi solusi dan berhubungan dengan orang lain (keunggulan defacto). Ini yang disebut dengan seorang versatilis, dan versatilis bukanlah generalis yang tahu banyak hal tapi dangkal atau hanya kulit-kulitnya saja.


Jadi, bagaimana pilihan kamu?


Sumber:

www.ubb.ac.id

www.ilmukomputer.org

www.infocomcareer.com